Materi Alquran Surat Alfatihah – Kelas 1 Semester Ganjil [1]
Kelas : 1 (satu) / Usia 6-7 tahun
Semester : Gasal (Juli-Desember)
Materi : Al Qur’an
| Kompetensi Dasar | Indikator | |
| 1. Bacaan (Tilawati/Iqro)
|
a. Melafalkan Surat Al Fatihah dan Al Ikhlas dg tartil | |
| b. Mengenal Makhorijul Huruf dan Mengenal Huruf Hijaiyah | ||
| c. Mengenal Tanda Baca Fathah dan Huruf Tunggal | ||
| d. Mengenal Angka Tunggal | ||
| e. Mengenal Tilawati Jilid 1 / Iqra’ Jilid 1 | ||
| 2. Hafalan Surat Pendek | Menghafal QS Al Fatihah dan Al Ikhlas dg lancar | |
Bacaan (Tilawati/Iqro)
Melafalkan Surat Al Fatihah dan Al Ikhlas dengan tartil
AL FATIHAH (Pembukaan)
SURAT KE 1 : 7 ayat
Surat “Al Faatihah “ (Pembuka) yang di turunkan di Mekah dan terdiri 7 ayat adalah surat yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap diantara surat-surat yang ada dalam Al Qur’an dan termasuk golongan Surat Makiyyah.
Surat ini disebut “Al Faatihah” (induk Al Qur’an) atau “Ummul Kitab” (induk Al Kitab) karena dia merupakan induk dari semua isi Al Qur’an, serta menjadi inti sari dari kandungan Al Qur’an,dan karena itu di wajibkan membacanya pada tiap-tiap shalat.
Dinamakan pula “As Sab’ul matsaany” (tujuh yang berulang-ulang) karena ayatnya tujuh dan dibaca berulang-ulang dalam shalat.
بِسْمِ الّلهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ۞ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ۞ مَٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ ۞إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ ۞ ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ۞صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ ۞
- Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
- Segala puji bagi Allah, Allah semesta alam,
- Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
- Yang menguasai hari pembalasan.
- Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan
- Tunjukkanlah kami jalan yang lurus,
- (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Surat “Al Fatihah” ini melengkapi unsur-unsur pokok Syariat Islam, kemudian dijelaskan perinciannya oleh ayat-ayat Al Qur’an yang 113 surat-surat berikutnya, Persesuaian surat ini dengan surat “Al Baqarah” dan surat-surat sesudahnya ialah surat Al Fatihah merupakan titik-titik pembahasan yang akan diperinci dalam surat Al Baqarah dan surat-surat sesudahnya.
Di bagian akhir surat “Al Fatihah” disebutkan permohonan hamba supaya diberi petunjuk oleh Allah ke jalan yang lurus, sedang surat “Al Baqarah” dimulai dengan penunjukan “Al Kitab” (Al Qur’an) yang sempurna sebagai pedoman menuju jalan yang dimaksudkan itu.
